Suport,...

Sabtu, 08 Desember 2012

"Minggu Siang"


Ini mungkin “Minggu Siang” terakhir saya untuk bisa memandangi kotak Terang ini ditempat ini pula,.. setelah dua bulan lima hari tepatnya, saya setiap hari datang ke sini, duduk, memandangi kotak terang dan begitu seterusnya. akhirnya tubuh ini mulai tak bersahabat dengan keadaan seperti ini,.

Sebenarnya bukan semata-mata karna kajenuhan yang menghampiri perasaan ini, tapi juga ada satu dan lain hal yang membuat saya semakin yakin untuk berhenti mengabdi di tempat ini,. Yang paling berpengaruh  mungkin karena factor kesehatan, minggu-minggu terakhir ini saya selalu kabagian memandangi kotak terang ini semalam penuh, tentunya ini membuat kondisi fisik saya kurang fit terutama mata saya, saya khawatir dengan keadaan yang terus menerus seperti ini, kondisi fisik saya semakin melemah..

Alasan berikutnya karena saya ingin mencoba belajar bagaimana rasanya berusaha  menggapai sebuah cita-cita,. Kebetulan saya baru selesai mengenyam pendidikan di tingkat Madrasah Aliyah, jadi mungkin saya baru akan memulai mencari Jati diri saya yang sesungguhnya dan baru akan tahu bagaimana arti kerasnya kehidupan yang sesungguhnya pula. Sebagai calon “Manusia” smpurna, Tentunya saya mempunyai Cita-cita yang amat Luhur, seperti yang sering kita dengar bahwa ada ucapan “Kau Harus Punya Cita-cita setinggi langit”, begitupun saya, saya mempunyai cita-cita setinggi Langit,.. dan mulai dari sekarang, saya akan memulai merajut mimpi itu semampu saya. Masalah hasil yang dicapai, itu masalah nanti, semoga saja hasil ytang diraih nanti memuaskan, tapi kalaupun hasilnya nanti tidak sesuai dengan harapan, tak mengapa. Karna bagi saya, yang terpenting adalah seberapa besar kita memperjuangkan harapan kita dengan segala kemampuan yang kita miliki,….

Team of the Year

Ini Team terbaik menurut gue,.....!!
Mudah"an suatu saat nanti, gue bisa kaya mereka-mereka pada,...

Oke ga Bray ,....

Senin, 03 Desember 2012

Serpihan Harapan dan Perasaan


Ketika sang embun mulai menetes, kelopak mata pun mulai  jenuh memandangi kotak terang berisikan ribuan masalah dan kebahagiaan,. Fikiran mengikuti tak sejalan sesuai dengan hati sebagai penggerak yg utama,..  Tetapi.., jemari masih berusaha memaksakan menari-nari diatas papan tombol buram nan keras, walau menyelesaikan satu kalimah pun nampaknya menyita waktu begitu hebat,.. Terdengar samar-samar sayut lantunan ayat-ayat istimewa menggetarkan hati,..
Hhmmzz, aku tak mau Bergantung di akar lupuk, aku ingin meminta pertolongan kepada dzat yg maha kuat,. Kedepan masih panjang perjuangan yg harus ditempuh walaupun masih banyak pula guncangan yg menerpa. Ibarat kata “Adat tua menanggung ragam”. Aku ingin menjadi jiwa yg kokoh walaupun dihantap baja sekalipun,. Amiin,

Waktu ku saat ini tinggal 10 menit untuk menyelesaikan serpihan perasaan di atas kotak tadi, akan ada yang memanggil sahutan yang tak kalah istimewa, sahutan yang mengajak kita untuk memahami makna kehidupan dibalik khussyu nya sujud,. Semoga saja, semuanya tepat waktu,. 

Masa lalu akan menjadi kenangn yang tak dapat kita pungkiri kebenarannya, aku tak mau dianggap bak debu yang hilang terhembus angin lalu. Walaupun ibarat Nasi sudah menjadi bubur, tapi sesuatu yg sudah larut adalah guru yang paling sempurna untuk menuju kehidupan yang lebih baik, aku ingin menjadi intan yang indah dan terang, karna Intan tetap intan walau berada dalam mulut anjing.. semoga saja Pucuk dicita ulam pun tiba,…………………………@Dzikri_Dwina.: Tepat selesai Pukul 04 :10 WIB Bersanding dengan Adzan Subuh yang Bergema dipenjuru “Kota”.